Motivasi Sebagai Pendongkrak Kinerja



Setiap individu memiliki kemampuan serta potensi terpendam dalam dirinya. Potensi tersebut dapat muncul tergantung pada keinginan setiap individu tersebut. Setiap potensi dalam diri setiap individu dapat muncul apabila ada rangsangan atau dorongan kuat baik rangsangan dari luar maupun dari dalam. Hal tersebut yang dinamakan dengan motivasi. Motivasi merupakan suatu rangsangan atau pendorong setiap individu dalam memunculkan semua potensi yang dimiliki guna mencapai suatu tujuan secara maksimal. Sehingga  motivasi digunakan sebagai pendongkrak kinerja seseorang.



Semakin tinggi motivasi yang diberikan akan semakin muncul potensi terpendam yang dimiliki sehingga pekerjaan dilakukan secara masksimal. Dampaknya berpengaruh terhadap kinerja yang maksimal. Motivasi yang diberikan biasanya dibagi menjadi 2 (dua) yaitu:
1.      Motivasi Positif
Motivasi positif biasanya merupakan motivasi yang sifatnya memberikan hadiah sebagai rangsangan. Contohnya: Penghargaan, bonus, insentif, dan lain sebagainya. Motivasi ini akan membuat seseorang akan tergiur dan berlomba-lomba guna mendapatkannya. Sehingga pekerjaan yang dilakukan akan dilakukan secara bersungguh-sungguh.
2.      Motivasi Negatif
Motivasi negatif biasanya merupakan motivasi yang sifatnya memberikan hukuman atau sanksi apabila seseorang tidak melakukan tugasnya secara maksimal. Contohnya: Pemotongan gaji apabila pekerjaan tidak sesuai target, di PHK atau lain sebagainya. Motivasi ini membuat seseorang dalam tekanan karena takut akan menerima hukuman. Sehingga pekerjaan dilakukan secara maksimal dan hati-hati.
Dari penjelasan di atas 2 (dua) macam motivasi ini biasanya digunakan secara bersamaan agar kinerja yang dihasilkan lebih maksimal. Oleh sebab itu, manajemen akan membuat suatu motivasi yang dapat menarik kemauan dari setiap karyawan atau pegawai. Apabila seseorang tidak memiliki kemauan maka motivasi yang dilakukan akan sia-sia. Sehingga motivasi disesuaikan dengan kemauan setiap karyawan.
Jadi motivasi disini digunakan sebagai alat dalam mendongkrak kinerja. Karena motivasi merupakan strategi manajemen guna membuat karyawan mengeluarkan semua kemampuan yang ada dalam dirinya agar dapat bekerja secara maksimal. Semakin tinggi motivasi yang diberikan akan semakin baik kinerja yang dihasilkan. Sehingga motivasi digunakan sebagai alat guna mendongkrak kinerja karyawan.

DOWNLOAD TO PDF